Sorry I quit

I saw your face but i was so dumb
I feel so empty to figure out
How need to be a good guy
to spend my time with you
you need somebody worse than me

but how it feel i’m not that you’re the one who want
Let me free, even that i know that you’re gonna come for me

And i’ve been try, and I’ve been try
but i can’t take it anymore
and im sorry and im sorry
You remind me all the time
you remind me all the time

Sorry I quit~

Waktu yg merangkak lebih cepat dan kadang terasa begitu lambat dr yg ku kira..
Seperti hari hari yg seakan seperti tebakan yang sudah ku ketahui jawabannya
Begitu mudah terbaca dengan semestinya
Seakan lidah ini yg entah terasa begitu pahit ataupun kurang rasa garam bahkan rasa yg begitu manis tak tentu memang
Tp bagaimana dengan hati yg selalu tetap sama dan tak ingin berubah memang sulit dan tak semudah itu

Waktu tlah terasa cepat 3th berlalu~

Ku bayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
Saat kau membaca baris baris kasih sayang kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
Hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu

Tak ada yang dapat ku ucapkan hari ini,
Seperti hari kemarin, aku hanya bisu membisu
Coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah merasuki tulang tulang tuamu

Wakti terasa cepat saat ku tau ini adalah hari dimana ditanggal tepatnya kau meninggalkan kita semua, sudah 3th kau bersama malaikat malaikat yg menemanimu dan Allah yg melindungimu
Saat rindu ini begitu tak bisa ku ungkapkan lagi dan bagaimana caranya ku bisa mengobatinya
Begitu tersisa bahkan masih kenangan dirumah ini bersama mu
Ku rindukan suasana dirumah ini bagaimana bersama sama dengan mu ayah, bahkan saat bulan ramadhan ini engkau selalu merindukannya dibulan yg penuh berkah ini

Salam rindu ayaah~

Bagaimana mungkin bisa seperti biasanya kalau awalnya saja sudah berfikir sesuai yg diinginkannya.
Aku tak kenal sosok mu yg skr tuan kau begitu berbeda, kau sadar dengan tingkah laku mu tapi mengapa kau melakukannya sedang kau tidak berfikir bagaimana ku sekarang yg selalu sabar untuk ke sekian kalinya menghadapimu tapi aku tak pamrih karena cukup bagiku tepati janjimu itu dan coba lah berfikir bagaimana yg ku lakukan untukmu tuan.
Mungkin sering ku tak mengerti langsung tapi apa pernah ku melakukan tindakan saat ku lelah menunggu mu tak cukup kah itu bagaimana ku mengertikan mu tuan?
Aku tak habis fikir mengapa kau seperti ini tuan dan mengapa ku tetap percaya padamu tuan?
Karna rasa sayang ini tak pernah tanggung ku berikan padamu tuan inilah yg ku berikan dengan tulus dan ini aku yg tetap jadi diri sendiri karna aku pun ingat dengan janji kita.
Karna aku pun percaya apa yang kau lakukan itu caramu menunjukan rasa sayangmu.

Aku merindukan sosok tuan yang dulu~

Ayahanda

Aku tak mampu mengantar kepergianmu
Langit mendung turut berduka
Orang orang riuh rendah bercerita
Tentang segala amal kebaikanmu
Aku datang kepadamu, Ayah..
Semilir di bawah kamboja dan nisanmu
Aku menangis dan berdoa
Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu
Kepergianmu seketika mendewasakan aku
Mengajarkan aku betapa penting arti hidup
Untuk menjadi berguna bagi sesama
Kepergianmu mengajarku
Bagaimana harus mencintai dan menyayangi
Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar
Bagaimana harus berjuang demi anak anaknya
Hingga saat terakhir hayatmu
Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak anakmu
Hari ini aku menemui, ayah…
Lewat sebait puisi untuk mengenangmu
Bila datang saatnya nanti
Kan ku ceritakan segala kebesaran dan keagunganmu
Bersama embun fajar kemarau ku sertakan doa
Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Ayah,
Aku merindukanmu…..

YaRabb..
Izinkan nafas ini melafazkan bait Doa padamu
YqRabb..
Perkenankan hati ini, berbaiat di singgasanamu dan biarkan bulanMu yang penuh dengan Rahmat ini membelaiku
YaRabb..
Ramadhan ini yg pertama dan semoga selamanya dihidupku melewati waktu dengan belahan jiwaku
YaRabb…
Ramadhan yang pertama dan semoga selamanya dihidupku bersantap, mensyukuri nikmat karuniaMu disisi belahan jiwaku
YaRabb..
Jadikan Ramadhan ini sebuah berkah bagi kami dalam mengarungi hidup..

YaRabb…

Ya ALLAH
Saat itu……
Sat yang telah berlalu merambah ramai indah dunia menyusur sunyi relung hati dan aku pun masih dalam pencarianku
YA ALLAH saat ini…….
Saat yang sedang berlangsung bertanya hati dalam keraguan akankah diri masih dalam berpijak kaki esok cerah yang masih ku nanti
Ya ALLAH saat nanti……
Saat yang akan datang beribu ragu resah mendayu berjuta tanya mulai terasa akankah hidup masih menyapa akan hadirku
Ya ALLAH,
Bilakah saat itu akan datang……
Masikah jiwa ini akan menikmati kecapan lembut halus mu dalam hidupku menanti kematian tak tau kapan ajal menjelang
Ya ALLAH,
Ketika hidup menanti mati dan ketika mati menjelang menyapa hidup satu pinta menyata harap jadikanlah diri ini dalam naungan mu ketika ku harus menjalaninya.

"Aku"

Aku yang berusaha tetap tersenyum,
Saat kau menyakiti
Aku yang berusaha tetap menghiburmu,
Saat sikapmu dingin
Aku yang berusaha tetap tenang,
Saat kau menyalahkan ku begitu saja
Aku yang tak sempurna,
Tapi selalu berusaha memberikan kasih sayang yang sempurna
Aku yang tetap tulus menyayangimu,
Tapi kau seakan menyianyikannya
Aku yang tak ingin kehilanganmu,
Tapi kau pergi begitu saja
Aku yang merindukanmu,
Tapi kau tak menggubrisnya
Aku yang tetap mencintaimu,
Tapi kau hanya cukup tau
Aku yang selalu mempertahankanmu,
Saat sikapmu mengabaikan ku
Aku yang tetap bertahan untukmu,
Padahal kau tak memikirkan itu
Aku yang membutuhkanmu,
Padahal sikapmu biasa saja
Aku yang berusaha membahagiakanmu,
Seakan hanya aku yang memperjuangkanmu
Walaupun begitu aku percaya hati tak bisa berbohong, bagaimana dengan janjimu?aku disini tetap sama dan ini seperti diriku sendiri.

Salam rindu~

Ayah juga merindukanku

Selamat malam ayah, pasti ayah sedang tersenyum tenang disana :)
Allah terus melindungimu yahh, Allah memberikan tempat terbaik untuk engkau yahh:)
Malam seperti ini hanya tampak cahaya bulan yg ku lihat, tak ada sesosok dirimu disini tapi aku lihat engkau yg ku sayang ini sedang tenang disurga bersama malaikat yg menemanimu:)
Entah apa dan kenapa akhir akhir ini rasa rinduku terus mengalir tak bisa ku jeda setiap detik saja yahh:)
Apa mungkin suasana disini sudah tak sama(?):)
Bagiku kau adalah sesosok ayah yg paling hebat dan tak pernah tergantikan oleh siapapun!:)
Karna engkau hanyalah satu Ayah ku sayang yg bisa menguatkan ku sampai seperti ini :’)
Menguatkan dalam melewati rintangan yg harus ku hadapi bukan tuk ku hindari karna aku selalu percaya kau juga menemani di hari hari ku:’)
yahh mungkin hanya dengan lewat doa sujud untuk memberikan rasa rindu ini yahh dan Allah Maha Tau :)
Tapi buatku kehadiran mu tetap ku rasakan disini walaupun tak ku lihat wujud dirimu tp ku rasakan kau juga merindukan ku ayah:)
Salam rindu ayah~